Mewujudkan Kota Bersih dan Hijau Melalui Program Adipura

DINKOMINFO


2018-07-19



Forum Komunikasi dengar aspirasi publik atau CVP kembali digelar di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Rabu, 4/7. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE., MM, Forkopimda, Kepala OPD, termasuk dari Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Purworejo, Drs. Sigit Budimulyanto, MM, Perwakilan BUMN dan BUMD, serta perwakilan dari LSM dan Organisasi Masyarakat. Tema yang diangkat kali ini yakni peran serta stakeholder dan masyarakat dalam mensukseskan program Adipura disampaikan oleh Setyo Winarso, S.Hut dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutan.

Dalam pemaparannya, Setyo Winarso menuturkan bahwa salah satu kriteria dalam penilaian Adipura yakni mengenai jumlah sampah dan pengelolaannya. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengurangi sampah yakni mengurangi timbunan sampah, mendaur ulang sampah dan pemanfaatan kembali sampah. Penanganan sampah disampaikan karena menjadi nilai tertinggi dalam bobot penilaian Program Adipura selain adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH). Poin penting lainnya dalam penilaian Program Adipura yakni pengelolaan pasar, adanya bank sampah, area pemukiman penduduk, fasilitas pengelolaan sampah, jalan, sekolah, puskesmas, hutan kota, dsb.

Beberapa upaya untuk mendapatkan Adipura yang dapat dilakukan oleh suatu Kabupaten yakni dengan menciptakan semua lokasi bersih dari sampah, penuh dengan ruang terbuka hijau (RTH), teduh dan hijau, lokasi memiliki sarana prasarana pemilahan dan pengolahan sampah tercukupi, memiliki bank sampah dan induk sampah yang aktif, serta adanya manajemen persampahan. Untuk mendapatkan Adipura, diperlukan pula komitmen dari pimpinan dan implementasi bawahan, koordinasi dan kerjasama, mobilisasi dan gotong royonh, kpntinuitas serta inovasi dan kreatifitas.

Polres siap mendukung program Adipura dengan melakukan pelatihan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengelola bank sampah. Aspirasi ini disampaikan oleh AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK dari Kapolres Purworejo dalam forum ini. Polres juga mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan setiap hari selasa untuk mendukung tercapainya Adipura. Perwakilan dari LPMK Lugosobo, Ngadiman juga menuturkan bahwa sampah berdampak pada terganggunga pengairan sehingga diperlukan adanya penjaringan sampah di parit-parit pada pintu air untuk mengurangi jumlah sampah.

Mengenai hal ini, Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE., MM mengucapkan terima kasih kepada masyarakat pengelola bank sampah serta para penggiat kebersihan lingkungan yang turut membantu program Adipura. Bupati berharap masyarakat dan stakeholder juga memiliki kepedulian pada lingkungan. Bupati pun menghimbau untuk merawat sarana prasarana yang ada dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau sehingga penghargaan Adipura berikutnya dapat diraih kembali oleh Purworejo.